Page 26 - Layout page booklet
P. 26
Wisudawan Terbaik
Persembahkan Gelar
Wisudawan Terbaik
Untuk Ibu
"
Starting was courage, but finishing is Cita Wulan Mahardika Khoiri
triumph. Wisudawan Terbaik S2 Fakultas Perikanan & Kelautan
"
UNAIR NEWS – Wisuda Universitas Airlangga “Iya, saya mengerjakan skripsi, 100% dalam kondisi
periode 245 merupakan momentum spesial dan memiliki tanggung jawab lain. Yaitu pekerjaan yang
membanggakan bagi Cita Wulan Mahardika Khoiri. jaraknya 29 km dari lokasi penelitian saya saat itu.
Mahasiswi prodi Akuakultur itu berhasil meraih Hal ini yang membuat predikat Wisudawan Terbaik
predikat Wisudawan Terbaik pada jenjang Sarjana periode Desember ini sangat berarti bagi saya,”
dari Fakultas Perikanan dan Kelautan. Ia berhasil jelasnya.
menyelesaikan studi S1 tepat waktu, dengan Indeks
Prestasi Kumulatif (IPK) 3,69. Menjalani dua tanggung jawab memang tak
mudah, namun Cita percaya setiap langkah harus
Baginya, penghargaan ini adalah kejutan manis diselesaikan. Baginya, kemauan dan konsistensi
dan simbol atas dedikasi yang ia curahkan sepanjang adalah kunci untuk mencapai tujuan.
masa studi. Gelar ini Cita persembahkan sepenuh hati
untuk sang ibu, pilar doa dan kekuatannya. Harapan dan Cita-Cita
“Gelar ini nantinya akan saya berikan untuk Ibu saya
sebagai Ibu Terbaik dari Wisudawan Terbaik. Dan Meski tidak banyak mengikuti kegiatan non-
akademik, Cita sempat mencicipi panggung
wisuda saya bertepatan dengan Hari Ibu, saya yakin
gelar ini tidak akan saya dapatkan semulus ini tanpa kompetisi melalui Kompetisi Ilmiah Mahasiswa
doa Ibu. Doa ibu adalah kunci keberhasilan saya,” 2022 dan berbagai kegiatan laboratorium.
Menurutnya, penghargaan ini bukan soal lomba atau
ucap Cita dengan penuh haru.
gelar, melainkan tentang keberanian memulai dan
Dedikasi dan Tekad keteguhan menyelesaikan.
Perjalanan menuju gelar ini bukan tanpa
rintangan. Kilas balik perjalanan Cita, dimulai sejak “Selesaikan apa yang telah dimulai. Semua yang kita
SMA, saat ia bertekad masuk UNAIR melalui jalur lalui, tidak peduli seberat apa jalannya, keep going
even when the world sleeps,” ungkapnya. Kedepan,
tanpa tes. Tekadnya terbukti membuahkan hasil, ia ingin menjadi laboran, peran yang menurutnya
tetapi tantangan terbesar justru muncul di akhir
ideal untuk terus belajar dan mendukung penelitian
perkuliahan, saat ia menyusun skripsi.
di bidang akuakultur. (Tsa/Kukuh)
Lokasi penelitiannya berada di Romokalisari,
Surabaya, yang berjarak 19 km dari rumahnya.
Ditambah ia harus menerjang musim hujan dan
banjir yang melanda. Bersamaan dengan itu, ia juga
bekerja di tempat lain yang berjarak 29 km dari
lokasi penelitian.
WISUDA 245 UNIVERSITAS AIRLANGGA
25 22 Desember 2024 WISUDA 245 UNIVERSITAS AIRLANGGA

