Page 25 - Layout page booklet
P. 25
Wisudawan Terbaik
Fast Track Antarkan
Fadiah Shabrina Raih
Gelar Wisudawan Terbaik
Push your limits, bec Fadiah Shabrina
"ause no one else
can do it for you. Wisudawan Terbaik S2 Fakultas Perikanan & Kelautan
"
UNAIR NEWS – Rasa haru dan bangga “Saya mencoba untuk all out dalam setiap tugas atau
menyelimuti Fadiah Shabrina pada wisuda proyek, tidak peduli besar atau kecil. Menurut saya,
Universitas Airlangga periode 245. Mahasiswi S2 hal seperti itu termasuk bentuk menghargai waktu,
Bioteknologi Perikanan dan Kelautan, Fakultas usaha, dan kesempatan yang sudah diberikan,”
Perikanan dan Kelautan itu, berhasil menyelesaikan imbuhnya.
studi S2 nya dengan gemilang.
Raih Pendanaan
Perjuangan studi S2-nya berlangsung selama 1
Tahun 3 Bulan dengan program fast track, ia tutup Momen berkesan Fadiah lainnya adalah ketika
dengan gelar menjadi wisudawan terbaik jenjang S2 dalam perjalanan menyelesaikan penelitian tesis
Fakultas Perikanan dan Kelautan dengan Indeks Magisternya. Fadiah berhasil mendapatkan
Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92. pendanaan penelitian melalui program BIMA dari
Kemendikbudristek tahun anggaran 2024. Hal ini
Taklukkan Fast Track semakin memicu semangat dan memotivasinya
untuk memberikan hasil penelitian yang bermanfaat
Kilas balik perjalanan Fadiah sejak masuk bagi masyarakat.
UNAIR merupakan perjalanan yang tak mudah.
Terutama ketika ia mengikuti program fast track “Hal ini tidak lepas dari kontribusi besar dosen
untuk menyelesaikan studi S1 dan S2. Total selama pembimbing saya yang telah memberikan arahan dan
lima tahun, Fadiah berhasil menyelesaikan studi S1 mendukung proposal penelitian saya. Pendanaan ini
dan S2. Hal ini merupakan arena perjuangan tanpa menjadi penyemangat sekaligus tanggung jawab
henti, penuh lika-liku dan pelajaran hidup baginya. besar bagi saya,” ucapnya.
“Program fast track ibarat perjalanan mendaki Ke depan, Fadiah ingin berkontribusi dan
gunung terjal, memaksa saya keluar dari zona memberikan solusi inovatif sesuai bidang
nyaman dan belajar memanfaatkan setiap detik keilmuannya. “Saya ingin memanfaatkan ilmu yang
dengan bijak. Bagaimana bisa survive bekerja di telah saya pelajari dalam bioteknologi untuk
bawah tekanan, namun harus tetap menjaga semangat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,”
dan motivasi untuk menyelesaikan studi dengan hasil pungkasnya. (Tsa/Kukuh)
yang baik,” ujar Fadiah.
Berbagai tantangan Fadiah hadapi selama proses
menjalani program fast track. Ia berpegang pada
prinsip tidak mudah menyerah dan melakukan segala
sesuatu dengan maksimal.
WISUDA 245 UNIVERSITAS AIRLANGGA 22 Desember 2024
24

