Page 37 - Layout page booklet
P. 37
Wisudawan Berprestasi
Mengukir
Prestasi di
Dunia Otomasi
"
Terlalu banyak orang yang mati dalam hidupnya, Muhammad Naufal Alfarisi
sedangkan sedikit sekali orang yang hidup dalam Wisudawan Berprestasi Fakultas Teknologi Maju & Multidisiplin
matinya
"
UNAIR NEWS - Wisuda ke-245 Universitas Selain mencetak prestasi di bidang robotika,
Airlangga (UNAIR) menjadi momen bersejarah bagi Naufal juga mengembangkan kemampuan
Muhammad Naufal Alfarisi. Mahasiswa Fakultas profesionalnya melalui magang selama enam bulan
Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) ini di PT Terminal Teluk Lamong, Surabaya. Di sana, ia
berhasil meraih predikat wisudawan berprestasi. Ia bekerja di divisi Automated Stacking Crane (ASC),
terpilih sebagai wisudawan berprestasi karena yang mengelola sistem crane semi otomatis.
berbagai pencapaiannya di Dunia Otomasi. Pengalaman tersebut memberinya wawasan
mendalam dan menjadi topik utama skripsinya.
Naufal menceritakan pencapaian terbesar adalah
saat mengikuti Kontes Robot Tematik Indonesia Kesibukan akademik dan non-akademik tidak
(KRTMI) 2021 bersama tim Astro UNAIR. Bersama menyurutkan langkah Naufal. Ia menggunakan
tim Astro, ia berhasil meraih Juara 2 pada wilayah 2 metode skala prioritas untuk menyelesaikan berbagai
di tingkat regional dan Juara 3 nasional dengan tanggung jawab. Bagi Naufal, kelulusan adalah
merancang robot transporter koin. Perjalanannya wujud tanggung jawab kepada orang tua dan semua
meraih prestasi tersebut penuh tantangan karena pihak yang mendukungnya.
berlangsung dalam masa transisi dari perkuliahan
daring ke luring. Setelah lulus, Naufal ingin memperdalam
minatnya di bidang otomasi dan robotika, baik
“Kami berlatih setiap hari hingga larut malam di dengan bekerja di industri itu maupun melanjutkan
kampus. Kerja keras itu akhirnya berbuah hasil. studi ke jenjang S2. Sebagai penutup, ia juga
Terima kasih kepada tim saya, Diaz Samsun, memberikan saran kepada mahasiswa lain. “Ikuti
Sirojuddin, Ilman Andaludzi, dan Rafi Athallah, atas perkuliahan dengan sungguh-sungguh, raih
kerja sama yang luar biasa. Tak lupa, kepada dosen pengalaman melalui magang dan kompetisi, bangun
pembimbing saya, Bapak Rodik Wahyu Indrawan koneksi yang luas, dan jangan lupa mendekatkan diri
atas dedikasinya yang luar biasa selama ini,” kepada Tuhan.” (hzu/edw)
tuturnya.
WISUDA 245 UNIVERSITAS AIRLANGGA 22 Desember 2024
36

