Page 18 - Layout page booklet
P. 18
Wisudawan Terbaik
Pantang Menyerah
di Tengah Tantangan
Ekonomi
"
Jangan menyerah meskipun pernah gagal Vemberian Zetia Radana
dan jangan pernah bosan untuk belajar di Wisudawan Terbaik S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat
segala situasi dan kondisi
"
UNAIR NEWS - Vemberian Zetia Radana Pengalamannya membantu pekerjaan orang tua
mahasiswa S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat justru meningkatkan semangatnya untuk lebih giat
(FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) menyandang belajar dan tidak bermalas-malasan. Ia percaya
gelar wisudawan terbaik pada periode 245. Berkat bahwa setiap setiap detik adalah waktu yang
kegigihan dan kerja kerasnya, mahasiswa Program berharga. Selain kerja keras, Vemberian juga
Studi Gizi UNAIR itu lulus dengan Indeks Prestasi memegang teguh nilai kepedulian terhadap sesama.
Kumulatif (IPK) 3,73. Motivasi terbesarnya dalam menjalani perkuliahan
adalah meningkatkan jiwa sosial untuk dapat
Vemberian merupakan mahasiswi yang aktif membantu sesama manusia.
dalam berbagai kegiatan di luar kampus selama
berkuliah. Ia sempat menjabat sebagai finance “Saya mendalami studi saya di bidang gizi agar dapat
manager atau bendahara di Badan Eksekutif bermanfaat bagi orang lain. Saya belajar di bidang
Mahasiswa (BEM) FKM selama dua tahun. Kegiatan gizi masyarakat, kesehatan, dan industri, serta isu
seminar dan pengabdian masyarakat juga menjadi kesehatan di Indonesia agar dapat meningkatkan jiwa
kesibukan lain dari Vemberian. Namun, hal tersebut sosial saya untuk bisa membantu sesama,” ungkap
tidak membuatnya lupa akan tanggung jawab Vemberian.
utamanya sebagai mahasiswa.
Keberhasilan Vemberian tidak terlepas dari pola
“Pada saat kuliah, saya berjanji untuk tidak pikir yang ia tanamkan dalam dirinya. Ia
menunda-nunda waktu belajar atau mengerjakan menganalogikan manusia yang menuntut ilmu
tugas dari dosen, sehingga ketika menjalani kegiatan seperti gelas. Semakin kosong, maka ia akan
organisasi saya dapat mengikuti rapat atau event menerima lebih banyak air. Begitu pula dengan
dengan maksimal tanpa ada beban perkuliahan,” ujar manusia. Ketika merasa ilmunya masih sedikit, ia
Vemberian. akan menerima lebih banyak pengetahuan baru dan
tidak berhenti belajar.(kn/kef)
Sebagai mahasiswa yang memasuki dunia
perkuliahan pada tahun 2020, Vemberian merasakan
sulitnya menjalankan studi di era pandemi Covid-19.
Masa awal kuliah menjadi masa tersulit bagi
Vemberian karena orang tuanya mengalami
permasalahan ekonomi. Permasalahan tersebut
membuatnya memutuskan untuk membantu
pekerjaan orang tuanya. “Saya membantu pekerjaan
orang tua dengan berjualan makanan sambil
berkuliah. Pada saat itu, banyak tekanan yang saya
alami, tetapi saya tidak putus asa,” tuturnya.
17 22 Desember 2024 WISUDA 245 UNIVERSITAS AIRLANGGA

